Jumat, 28 Maret 2014

Sejarah Lintah Untuk Pengobatan


SEJARAH PENGGUNAAN HEWAN LINTAH SEBAGAI TERAPI PENGOBATAN 

                             

 
Perlu Anda ketahui, dunia pengobatan alternatif sudah mengenal istilah terapi untuk menyembuhkan penyakit berdasarkan penyebabnya. Sampai saat ini, ada banyak sekali jenis terapi yang berhasil ditemukan. Salah satu dari sekian banyak terapi tersebut adalah hirudoterapi atau yang biasa disebut terapi lintah. Tahukah Anda, apa itu hirudoterapi?
Dalam catatan Wikipedia, hirudoterapi adalah terapi penyembuhan penyakit menggunakan lintah sebagai obat untuk tujuan pengobatan. Terapi ini diperkenalkan oleh salah satu filsuf sekaligus dokter muslim yang sangat mahsyur, yakni Avicenna, dalam karyanya The Canon of Medicine. Avicenna yang bernama asli Ibnu Sina itu juga mengenalkan penggunaan lintah sebagai perawatan untuk penyakit kulit. Bahkan, dalam perkembangan selanjutnya, hirudoterapi menjadi menjadi salah satu metode yang disukai oleh masyarakat Eropa pada Abad Pertengahan.
Menurut Nurdeen Deuraseh, dalam karyanya yang bertajuk “Ahadith of the Prophet on Healing in Three Things (Asy – Syifa’ fi Thalata); An Interpretational”, Journal of the International Society for the History of Islamic Medicine, pengobatan dengan lintah diperkenalkan oleh Abdul Latif pada abad ke – 12M.
Nurdeen Deuraseh menjelaskan bahwa lintah dapat digunakan untuk membersihkan jaringan penyakit setelah operasi pembedahan. Ia melakukannya, meskipun ia mengerti risiko menggunakan lintah. Ia memberikan saran ke pada pasien agar lintah dibersihkan terlebih dahulu dari kotoran dan debu yang melekat pada lintah sebelum digunakan. Ia juga menerangkan bahwa setelah lintah menghisap darah, garam harus diteteskan pada bagian tubuh manusia.
Meskipun hirudoterapi telah dikenal sejak zaman Ibnu Sina, namun terapi lintah saat itu belum begitu popular. Apalagi, pada abad ke – 19, secara perlahan, terapi lintah mulai dilupakan orang. Terapi tersebut kembali digunakan pada awal tahun 1990, saat sebuah riset medis dengan terapi lintah berhasil membuktikan bahwa terapi ini mampu menyembuhkan tumor tanpa kemoterapi dan pembedahan.
Riset yang dilakukan di Eropa juga membuktikan bahwa terapi lintah yang dilakukan dengan pengobatan medis (obat-obatan) atau herbal dapat meningkatkan efektivitas obat. Hingga saat ini, tidak ditemukan adanya efek samping sebagai akibat terapi tersebut.

Alamat Praktek : Perum Buana Impian 2 Blok Dream B No. 18 Batam 
Phone : 081277547708

Tidak ada komentar:

Posting Komentar